Moranews Tarutung — Guna mengakomodasi potensi kreatif peserta didik, SMP Negeri 3 Tarutung menghadirkan Sanggar Seni Si Oloi Poda sebagai wadah khusus pengembangan bakat. Fasilitas ini diharapkan mampu menjadi inkubator bagi siswa yang memiliki minat mendalam di bidang seni rupa, tari, maupun musik.
Wadahi bakat sejak dini! SMP Negeri 3 Tarutung mengembangkan sanggar seni internal sebagai pusat kreativitas siswa. Bukan sekadar ekstrakurikuler, wadah ini menjadi tempat berkumpulnya bibit-bibit seniman muda untuk berkarya secara profesional di lingkungan sekolah.
Dukungan penuh terhadap keberadaan sanggar seni ini juga datang dari Kepala SMP Negeri 3 Tarutung, Heddy Rosmaida Sitompul.
“Kami sangat mendukung dan memfasilitasi keberadaan Sanggar Seni Si Oloi Poda sebagai ruang pengembangan kreativitas siswa. Melalui wadah ini, kami berharap potensi seni peserta didik dapat tumbuh dan berkembang secara optimal,” ujar Heddy Rosmaida Sitompul, S.Pd.

Di saat dunia sering kali memuja kecerdasan akademis, SMP Negeri 3 Tarutung menyadari bahwa tidak setiap anak lahir dengan deretan rumus di kepala.
Sebagian dari mereka lahir dengan jemari yang menari di atas kanvas dan jiwa yang bergetar lewat nada. Melalui sanggar seni ini, sekolah memberikan “rumah” bagi mereka yang terlahir dengan jiwa seni untuk tumbuh melampaui batas-batas ruang kelas. Sanggar Seni ini Dibina oleh Fittra Hutapea, S.Pd
Nikita Sibarani, S.T
Vince A. Sirait, S.Kom
Endang Simanjuntak, S.Pd


















