Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example 728x250
BeritaNews

Putra Daerah Berkarya untuk Negeri, Ali Topan, S.H. Jadi Project Leader PLTS Pulau Sembur

13
×

Putra Daerah Berkarya untuk Negeri, Ali Topan, S.H. Jadi Project Leader PLTS Pulau Sembur

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Moranews Batam — Semangat putra daerah untuk kembali membangun tanah kelahiran bukan sekadar slogan. Dari Kepulauan Riau, kiprah itu ditunjukkan Ali Topan, S.H., putra asli Tanjungpinang yang masih muda dan dipercaya menjadi project leader sekaligus koordinator Kementerian Koperasi dalam pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Pulau Sembur, Kelurahan Galang Baru, Kota Batam.

PLTS Pulau Sembur menjadi salah satu proyek percontohan pemanfaatan energi terbarukan yang diarahkan untuk mendorong aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah pesisir dan kepulauan.

Example 300x600

Bagi Ali Topan, keterlibatan dalam proyek tersebut bukan hanya persoalan membangun infrastruktur energi. Lebih jauh, proyek ini menjadi bagian dari komitmennya sebagai putra daerah untuk menghadirkan manfaat pembangunan hingga ke wilayah-wilayah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses listrik.

“Sebagai putra daerah, saya ingin membangun daerah. Khususnya pulau-pulau kecil dan terpencil yang belum mendapatkan aliran listrik. Saya ingin apa yang kami kerjakan bisa memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Ali Topan.

PLTS 1 MWp, Energi untuk Menggerakkan Ekonomi Pesisir

PLTS Pulau Sembur dirancang memiliki kapasitas total 1 megawatt peak (MWp) dengan dukungan sistem penyimpanan energi berupa baterai berkapasitas 1 megawatt-hour (MWh).

Pada tahap awal, pembangunan PLTS telah mencapai kapasitas 400 kilowatt peak (kWp) dan didukung sistem baterai sebesar 600 kilowatt-hour (kWh).

Pengembangan hingga kapasitas penuh 1 MWp diarahkan sebagai bagian dari gagasan pengembangan pembangkit energi surya dalam skala yang lebih besar, sekaligus menjadi pilot project bagi pengembangan energi terbarukan di wilayah kepulauan.

Program tersebut merupakan inisiatif Kementerian Koperasi yang bekerja sama dengan Pertamina New & Renewable Energy (PNRE).

Kehadiran PLTS di Pulau Sembur tidak hanya diproyeksikan sebagai sumber energi listrik. Infrastruktur tersebut juga diarahkan untuk memperkuat kegiatan ekonomi masyarakat pesisir, khususnya sektor perikanan dan usaha yang membutuhkan dukungan energi listrik yang stabil.

Tak Sekadar Listrik, Ada Cold Storage dan Ice Maker

Salah satu fasilitas pendukung yang menjadi bagian dari pengembangan kawasan tersebut adalah cold storage berkapasitas 5 ton.

Fasilitas ini diharapkan dapat membantu masyarakat nelayan maupun pelaku usaha perikanan dalam menjaga kualitas dan memperpanjang masa simpan hasil tangkapan.

Selain itu, tersedia pula ice maker atau mesin pembuat es dengan kapasitas produksi mencapai 4 ton per hari.

Kehadiran fasilitas tersebut membuka peluang bagi masyarakat untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasokan es dari wilayah lain sekaligus meningkatkan efisiensi rantai distribusi hasil laut.

Dengan dukungan listrik dari energi surya, fasilitas penyimpanan dan pengolahan hasil perikanan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari ekosistem ekonomi baru di kawasan Pulau Sembur.

Putra Tempatan, Pulang Membawa Karya

Bagi Ali Topan, pembangunan PLTS Pulau Sembur memiliki makna yang lebih besar dari sekadar sebuah proyek infrastruktur.

Sebagai putra kelahiran Tanjungpinang, ia melihat pembangunan wilayah kepulauan sebagai tantangan sekaligus kesempatan bagi generasi muda daerah untuk mengambil peran.

Kepri merupakan provinsi kepulauan dengan banyak wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil. Tantangan geografis membuat pembangunan infrastruktur dasar, termasuk energi listrik, membutuhkan pendekatan yang berbeda dibandingkan wilayah daratan.

Karena itu, pengembangan energi surya dinilai memiliki relevansi bagi wilayah kepulauan yang memiliki potensi energi matahari sekaligus menghadapi tantangan distribusi energi.

Ali Topan menegaskan, keberhasilan sebuah pembangunan tidak hanya diukur dari besarnya proyek, tetapi dari seberapa besar manfaat yang akhirnya dirasakan masyarakat.

“Saya lahir dan besar sebagai putra daerah. Saya ingin ikut mengambil bagian dalam pembangunan. Kalau ada daerah yang masih membutuhkan listrik, terutama pulau-pulau kecil dan terpencil, di situlah kita harus hadir dan memberikan solusi,” katanya.

PLTS Pulau Sembur pun menjadi gambaran bahwa putra daerah tidak harus menunggu untuk menjadi bagian dari pembangunan. Dengan kapasitas, keberanian dan kesempatan, generasi muda Kepri dapat mengambil peran dalam proyek strategis yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung agenda transisi menuju energi yang lebih bersih.

Dari Tanjungpinang untuk Kepri, dari Pulau Sembur untuk Indonesia—Ali Topan membawa pesan bahwa putra daerah juga mampu berkarya untuk negeri.(Red)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *