Moranews Batam — Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan 17 yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Riau resmi ditutup pada Sabtu, 19 September 2026. Acara berlangsung di Balairung Sari Lantai 3, Badan Pengusahaan (BP) Batam, Kota Batam.
Mengusung tema “Menegakkan Integritas dan Profesional Pers demi Menjaga Marwah Negeri”, kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yakni 18–19 September 2026, dan ditutup langsung oleh Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait.
Sebanyak 36 wartawan dari berbagai kabupaten/kota se-Kepri mengikuti ujian yang terbagi ke dalam tiga jenjang kompetensi:
– Jenjang Muda: 15 peserta, berfokus pada kemampuan peliputan di lapangan
– Jenjang Madya: 14 peserta, menguji kompetensi sebagai redaktur atau editor
– Jenjang Utama: 7 peserta, ditujukan bagi pemimpin redaksi dan redaktur pelaksana

Selama kegiatan, para peserta diuji secara ketat mencakup pemahaman Kode Etik Jurnalistik, Undang-Undang Pers, hingga simulasi peliputan langsung. Sesi praktik meliputi konferensi pers dan wawancara langsung bersama narasumber dari berbagai instansi, antara lain Kabidhumas Polda Kepri Kombes Pol Pricilia Ohei, Kadiskominfo Kota Batam Rudi Panjaitan, serta Ariastuty Sirait dari BP Batam.
Dari seluruh peserta, 32 orang dinyatakan lulus dan kompeten, sementara 4 orang lainnya dinyatakan belum memenuhi syarat. Hasil resmi disampaikan oleh Direktur UKW PWI Pusat, Aat Surya Safaat.
Aat mengapresiasi dukungan penuh dari BP Batam serta kinerja panitia yang dinilainya sangat solid. “Apresiasi setinggi-tingginya kepada pimpinan BP Batam yang telah memfasilitasi acara ini hingga berlangsung sukses. Terima kasih juga kepada panitia yang bekerja keras dengan dedikasi tinggi,” ujarnya.
Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat, Atal S. Depari, membuka sambutannya dengan pantun penyemangat:

“Naik sampan ke Tanjungpinang singgah sebentar membeli ketupat,
lulus UKW jangan merasa menang karena belajar tak ada tamatnya.”
Lanjutnya,
“Naik sampan menuju Penyengat singgah sebentar membeli sukun,
yang belum kompeten jangan patah semangat, tetaplah belajar tekun.”
Ia berharap kolaborasi antara PWI dan BP Batam terus terjalin untuk pelaksanaan UKW mendatang, dan menutup dengan pantun:
“Burung Irian burung Cenderawasih, cukup sekian dan terima kasih.”
Sementara itu, Ariastuty Sirait menyambut baik kegiatan ini sekaligus menyampaikan pantun:
“Saat hari senja singgah sebentar menikmati suasana,
pers berkualitas lahir dari insan yang terjaga profesional dan integritasnya demi bangsa dan negara.”
Ia mengucapkan selamat kepada yang telah lulus serta menyemangati peserta yang belum berhasil untuk mencoba kembali di kesempatan berikutnya. BP Batam, katanya, menjadikan insan pers sebagai mitra strategis dalam penyebaran informasi yang akurat. “Wartawan kompeten, pers berintegritas, informasi berkualitas — maka Batam akan semakin hebat,” tegasnya.(Red)


















