Moranews Simalungun — Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) melalui Direktorat Gim, Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi, memperkenalkan permainan gim papan (board game) kepada pelajar diParapat, Kecamatan Girsang Sipangannolon, Kabupaten Simalungun, Sumatera-Utara, Selasa (27/10/2026).
Kegiatan bertajuk ‘Pengembangan Komunitas Board Game (Gim Papan) dalam Upaya Membangun Ekosistem Industri Gim Indonesia di Kabupaten Simalungun’ ini diselenggarakan di Auditorium Dr. Mangapul Sagala, Sekolah Tinggi Teologi Trinity Parapat.
Para pelajar diajak memainkan board game populer, yaitu sekata yang berkonsep merangkai kata dan superfood yang mengajak pemain mengumpulkan makanan bergizi serta bermain prototipe gim Magic Mochi Mayhem.
Kasubdit Pemasaran dan Komersialisasi Direktorat Gim, Iman Argiono, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan aktivasi creative hub, yaitu upaya mengenalkan ruang-ruang kreatif kepada para pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Simalungun agar dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan di sektor ekonomi kreatif untuk membangun ekosistem industri gim di Indonesia.
Menurut Iman, peserta diharapkan memperoleh pengetahuan tentang board game, pengembangan komunitas di daerah dan proses pembuatan board game. Dari sana diharapkan terbangun komunitas board game lokal yang mendorong tumbuhnya kreator-kreator baru di Kabupaten Simalungun, membuka peluang usaha baru, sekaligus memperkuat ekosistem industri gim di daerah ini.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Simalungun, Frengky F Purba menilai kegiatan tersebut bermanfaat melahirkan kreator baru, mengembangkan kreativitas, serta memperluas wawasan dan komunitas creative.
Menurutnya, gim papan tidak hanya mengasah kreativitas, tetapi juga membuka peluang untuk mengangkat budaya dan kearifan lokal untuk berkembang di Kabupaten Simalungun.(Red)


















