Pesona hitam yang klasik
Oleh Ira Simamora S.Pd., MM
Akan ada persepsi yang sama ketika mendengar kata hitam ditelinga.
Warna yang memiliki karakter tertutup penuh dengan kemisteriusan bahkan erat dengan makna duka.
Studi psikologi mengartikan warna hitam adalah lambang dari kekuatan, formalitas, keseriusan, kesunyian, misteri, ketakutan, kematian, kerahasiaan, duka cita, penyesalan, dan kehampaan.
Warna yang identik dengan kelam ini cenderung memiliki konotasi yang kurang baik. Meskipun begitu tak sedikit juga orang menyukai warna hitam.
Ada yang menjadikan warna hitam sebuah kepribadian yang indah, hingga menjadikan karakter didalam dirinya. Ada juga yang melakukan penolakan dengan warna hitam tapi tidak mampu menghapus seutuhnya, sebab dari sisi fundamental kehidupan, warna hitam tidak dapat dihilangkan karena warna hitam memberikan keseimbangan dengan warna lain.
Tanpa disadari warna hitam melambangkan keanggunan, elegan, kewibawaan, penuh privasi dan ke hati – hatian, yang fungsinya menciptakan kesan formal, mewah juga professional.
Hitam merupakan representasi kompleks dari berbagai sifat hingga emosi, maka bagi orang orang tertentu warna hitam bukan sekedar warna gelap, melainkan simbol yang melambangkan privasi dalam dirinya, yang memiliki kekuatan dan ngebentuknya menjadi gaya hidup.
Kekuatan dari warna hitam menjadikan mereka yang menyukainya memiliki rasa percaya diri dan menciptakan rasa aman. Dengan demikian hitam bukan sekedar warna gelap, melainkan simbol kompleks yang mewakili kekuatan intelektual, elegansi, dan kedalaman emosi dengan kesan yang premium.


















