Moranews Tebing Tinggi – SD Negeri 167959 Tebing Tinggi memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW sekaligus melaksanakan punggahan dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Sabtu (14/02/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan di lingkungan sekolah.
Acara tersebut menghadirkan penceramah, Ustadz Chairil Anwar Pulungan, yang dalam tausiyahnya mengingatkan seluruh siswa-siswi untuk senantiasa melaksanakan sholat lima waktu sebagai kewajiban utama umat Islam. Ia juga menekankan pentingnya menebar kebaikan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
“Isra Mi’raj menjadi momentum penting untuk memperkuat keimanan dan kedisiplinan dalam menjalankan sholat lima waktu. Anak-anak harus tumbuh menjadi pribadi yang taat beribadah dan berakhlak mulia,” ujar Ustadz Anwar di hadapan para siswa.
Sementara itu, PLT Kepala Sekolah, Sarwono, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan sarana edukasi spiritual bagi peserta didik.

“Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, kami ingin menanamkan pemahaman yang kuat kepada anak-anak tentang pentingnya sholat lima waktu sebagai tiang agama. Pendidikan tidak hanya soal kecerdasan intelektual, tetapi juga pembentukan karakter dan akhlak mulia,” tegasnya.
Ia juga mengimbau seluruh siswa untuk terus menebar kebaikan dan menjaga sikap di mana pun berada.
“Kami berharap siswa-siswi SD Negeri 167959 Tebing Tinggi menjadi generasi yang cerdas, berakhlak, disiplin, serta mampu membawa nama baik sekolah dan keluarga. Jadikan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah,” tambahnya dengan penuh wibawa.
Usai kegiatan peringatan Isra Mi’raj, acara dilanjutkan dengan pembagian santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial dan penanaman nilai empati sejak dini. Kegiatan kemudian ditutup dengan punggahan bersama dalam suasana kekeluargaan dan kebersamaan menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 H.

Peringatan ini diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai religius di lingkungan sekolah sekaligus membentuk karakter siswa yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.(As)


















